Tambrin, Relawan Kebersihan Desa Tenajar yang Bertahan Tanpa Upah Selama Tiga Tahun

INDRAMAYU, MEDIANETRAL.COM – Di tengah persoalan sampah yang terus muncul terutama saat musim hujan, sosok Tambrin menjadi harapan bagi warga Desa Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Bukan Jalan MH Thamrin di Jakarta, tapi Tambrin yang satu ini adalah nama asli seorang relawan kebersihan yang setiap hari bergelut dengan tumpukan sampah tanpa pernah menerima upah dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten. Kamis 01/01/2026

Sudah tiga tahun Tambrin mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan sukarela. Setiap pagi ia menyisir sudut desa, membersihkan sampah plastik, popok sekali pakai dan limbah rumah tangga yang kerap menyumbat aliran air.

Menurutnya, musim hujan menjadi masa paling memprihatinkan karena sampah yang menumpuk menyebabkan air meluber hingga menggenangi permukiman warga.

“Banyak sampah berceceran, apalagi pas hujan. Kotor, bau, sampai banjir kena sampah plastik dan pampers. Saya terketuk hati saja, kalau bukan kita yang bersihin siapa lagi,” ungkap Tambrin saat ditemui di sela aktivitasnya.

Meski bekerja layaknya petugas kebersihan, Tambrin mengaku sama sekali tidak menerima gaji. Penghasilan ia dapatkan hanya dari uluran tangan warga yang memberi seikhlasnya, tanpa target ataupun permintaan khusus.

“Saya nggak pernah digaji. Cuma kadang ada warga yang ngasih uang sekedarnya. Saya terima sebagai bentuk terima kasih,” tambahnya.

Warga pun mengapresiasi dedikasi Tambrin, namun belum ada perhatian serius dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, termasuk pemberian dukungan bagi relawan seperti dirinya.

Tambrin berharap ke depan masalah sampah bisa menjadi perhatian bersama, bukan hanya saat banjir datang, melainkan sebagai bagian dari kesadaran menjaga lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *