INDRAMAYU, MEDIANETRAL.COM – Sempatkan untuk datang ke SMK Negri 1 Losarang, setelah ditemui resepsionis kita akan dipertemukan dan disambut hangat oleh Kepala Sekolahnya Arifuddin, S.Pd., M.T. Siapa pun tamunya sambutannya tetap ramah, hangat dan terbuka.
Arifuddin, merupakan tipikal kepala sekolah yang memiliki pandangan luas untuk memajukan “warga sekolahnya”. Tidak ada sekat bagi siapapun yang berkunjung, sebab komunikasi baginya bukan sekedar basa basi tapi lebih pada sebuah pandangan pembuka jalan.
Mentalitas Literat dan pemimpin yang memiliki semangat berfikir, menganalisis, bertindak dan berbuat untuk perubahan ini menjadikannya berbeda dengan sekolah sekolah lainnya. Jadi tidak heran kalau berkunjung ke SMK N 1 Losarang kita tidak hanya menyaksikan Lab Mesin praktek siswa, tapi juga ada Lab Produksi Sabun dan Bio Solar, selain kebun hidroponik dengan berbagai tanaman produktif diantara puluhan ruang belajar yang berdiri diatas tanah 2 hektar itu.
Literasi bagi Arifudin bukan sekedar ucapan atau ikut meramaikan dengan omongan tapi lebih diimplementasikan dalam kegiatan membaca, berfikir, menganalisa, dan berkarya.
“Soalnya literasi tidak hanya sebatas membaca dan menganalisa, tapi juga diwujudkan dalam bentuk karya sebagai kerja nyata. Katanya literasi suatu upaya seseorang untuk keluar dari peroalan hidupnya, ya harus berpikir dan berkarya dong. Kita juga sangat berharap pada seluruh siswa lulusan SMKN 1 Losarang, mereka tidak hanya bisa membaca, menulis dan berhitung saja, tapi juga bisa mencipta dan berkarya, agar mereka nantinya tidak hanya fokus pada mencari kerja. Tapi bagaimana mereka menciptakan lapangan kerja,” ucapnya.
Kamis, 8 Oktober 2026 lalu sekolah ini (SMKN 1 Losarang) menyelenggarakan Workshop Literasi dan Jurnalistik, melibatkan pemateri Acep Syahril, Ali Manawi dan Apip Nopianto. Hasilnya para siswa dan guru ikut menulis puisi dan cerpen yang akan diterbitkan dalam waktu dekat bekerjasama dengan Penerbit Teras Budaya Jakarta. Dan akan dilaunching di Pusat Dokumentasi HB Jassin Jakarta 27 November 2026 mendatang.
Aktivitas Literasi di SMKN 1 Losarang ini melibatkan banyak guru dan siswa inti untuk mewujudkan seluruh rencana kerja yang telah masuk dalam program kerja literasi sekolah. Salah seorang guru pembina produksi, Syaeful Rahman, M.Pd mengaku semangat menyaksikan kegelisahan kreatif kepala sekolahnya.
Sementara SMK Negri 1 Jatibarang, sebagai sekolah literat belum lama dapat undangan untuk menghadiri rencana Deklarasi Hari Guru Sastra di Pusat Dokumentasi HB Jassin Jakarta, 27 November 2026 mendatang.
Kepala sekolah, Suparman, S.Pd, Ing mengatakan siap menghadiri undangan tersebut, dan siap membawa buku Kumpulan Puisi dan Cerpen karya siswa siswi dan sejumlah gurunya.
Sejumlah guru seperti Nur Euis Istiqomah, Shinta Meilani Yuliarini, Nika Indragini, Ayu Dwi Puspita Sari, Wiliasih Yusvsnella dan lain-lain adalah guru-guru yang selama ini aktif menghidupkan kegiatan literasi di SMKN 1 Jatibarang. Bahkan mereka aktif sebagai penulis yang seringkali mengikuti even even penulisan karya sastra yang diprakarsai komunitas sastra di Indonesia. Jadi tidak heran kalau SMKN 1 Jatibarang tercatat sebagai titi mangsa dalam setiap penulisan yang ada di dalam sejumlah buku-buku kumpulan puisi, cerpen dan esai yang telah terbit sejak beberapa tahun belakangan.
Tidak kalah menarik MTS Negeri 4 Indramayu, sekolah literat yang saat ini memasuki tahun ke tiga menerbitkan sejumlah buku kumpulan puisi dan cerpen dengan melibatkan siswa serta para guru, yang awalnya dirintis kepala sekolah sebelumnya Ahmad Fadlali, S.Ag., M.A yang kemudian dilanjutkan Adi Mesya, S.Pd., M.Pmat. Bahkan pada tahun sebelumnya (2025) MTS N 4 pernah melaunching buku kumpulan puisi “di Bibir Laut” melibatkan 250 siswa kelas 7, 8 dan 9 serta beberapa guru, di Pusat Dokumentasi HB Jassin Jakarrta.
Dwi Wahyuni Apriyanti, Lungguh Prihatnika, S.Pd, Zaenal Arifin, S.Pd merupakan guru dan Ka TU di MTS N 4 yang ikut menggerakkan kegiatan siswa menulis ini dibantu beberapa guru lainnya.
MTS Negeri 4 Indramayu juga mendapat undangan khusus untuk menghadiri rencana Deklarasi Hari Guru Sastra di Pusat Dokumentasi HB Jassin 27 November 2026 mendatang, sekaligus launching buku kumpulan puisi, cerpen dan komik yang diikuti ratusan siswa dan sejumlah guru.









