INDRAMAYU, MEDIANETRAL.COM – Bau tak sedap dari pengelolaan aset Desa Tenajar Kidul kian menyengat. Sejumlah aset desa yang seharusnya berada di kantor, kini diduga tidak jelas keberadaannya. Selasa 21/04/2026
Tak hanya mesin rumput dan mesin pemotong kayu, laptop desa pun disebut-sebut ikut “hilang dari peredaran”. Informasi yang berkembang di masyarakat menyebut, perangkat tersebut diduga dibawa dan tidak dikembalikan ke kantor desa.
Dalam pusaran isu ini, nama mantan Sekretaris Desa, Omon alias Darmono diduga, ikut terseret. Namun hingga kini, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan yang beredar.
Situasi ini memicu tanda tanya besar: ke mana sebenarnya aset desa tersebut?dan siapa yang bertanggung jawab?
Aset desa bukan barang pribadi. Setiap unit, sekecil apa pun, wajib tercatat, terinventarisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.
Sorotan publik pun mengarah pada lemahnya pengawasan. Peran pemerintah kecamatan hingga instansi pengawas dipertanyakan, lantaran polemik ini terkesan dibiarkan berlarut.
Desakan masyarakat makin keras: Audit total seluruh aset Desa Tenajar Kidul
Penelusuran keberadaan laptop dan peralatan lainnya
Penarikan kembali aset yang diduga dikuasai oknum
Klarifikasi terbuka dari mantan perangkat desa yang disebut
“Kalau itu aset desa, ya harus kembali. Jangan sampai seperti hilang tanpa jejak,” tegas salah satu warga.
Jika dugaan ini terbukti, bukan hanya soal administrasi yang dilanggar, tetapi juga berpotensi masuk ranah hukum. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak-pihak yang disebut. Publik kini menunggu: klarifikasi atau pembuktian.









